Cerita Dewasa Kebinalan Sang Kakak Ipar Yang Sangek

Posted on
MPO878

Cerita Dewasa Kebinalan Sang Kakak Ipar Yang Sangek – Panggil saja aku dengan sebutan Adi, aku memiliki seorang istri yang cantik dan aku memiliki anak laki-laki, dan sebelum kami tinggal di rumah besar milik mertuaku. Sudh 5 tahun aku tinggal di rumah itu, Kakak Iparku yang tadinya usaha dan tinggal di lain waktu akhirnya pindah ke Rumah kami karena bangkit bangkrut, Kakak Iparku tidak kalah cantik dengan istriku, malahan dia lebih cantik dan tampil selalu menggunakan kerudung yang modis, usianya juga 1 tahun di bawahku, kebetulan aku dan istri terpaut 3 tahun usianya, Kakak Iparku memiliki usianya seorang suami kontraktor, jadi pulangnya kadang 3bulan, 6 bulan bahkan pernah 12 bulan sekali baru ada dirumah karena pekerjaan diluar daerah .

Walau satu rumah aku bertegur sapa dengan Kakak Iparku hanya sekedar saja, karena jarang sekali bertemu, karena aku dan istriku adalah pekerja swasta yang berangkat Pagi sekali dan pulang malam, anak2 ku saja diasuh oleh pembantu.

Agen878

Tibalah saat itu hari Sabtu, kebetulan aku libur kerja dan Istriku hari itu masuk kerja lembur, biasanya sih libur. Sehabis mengantar Istri dan anak sekolah sedang santai duduk2 diruang tamu, tiba2 keponakanku menghampiri, “Om, tolongin pintu Kamar aku dong Om, kucinya rusak”, “bentar ya nanti Om nyusul aku naik ke atas”, kebetulan Aku dan Istriku Tinggal di LT. Bawah, sedangkan mereka tinggal di LT.2, aku nyusul ke atas perangkat sambil bawaan bawaan, dan saat benerin tuh kunci pintu yg lg rusak, tanpa sengaja aku liat Kakak Iparku yg hanya memakai daster saja sedang jemurin pakaian, kebetulan melihat jendele kamar anaknya, wew..

baru tuh lekuk tubuhnya dan warna kulitnya yg putih mulus, yg biasanya terbalut dengan pakaian jg melihat kerudung….mulailah pikiran2 colek2 isi kepala. Lumayan lama juga aku melihat pemandangan yang sangat jarang kutemukan, dengan sengaja aku bikin lama betulin tuh kunci, walau sebenarnya ga perlu waktu lama. Krn aku tinggal ganti anak kunci saja yang sudah ada stoknya. Kakak iparku tidak sadar aku sedangk perhatikan, apalagi saat cucian basah yg di ember, terlihat jelas membagi buah mengambil alih, ahhh…ing rasanya mengelus dan menjilat kedua bukit kembar itu.

Sejak saat itu, sering terlintas dalam pikiran2 kotor terhadap Kakak Iparku, dan sering menghayal bisa menikmati tubuhnya tapi memang di tangga pikiran masih waras dan juga kesempatan yang belum ada, jadi aku tidak melakukan hal-hal diluar kendali yang dapat merusak rumahku juga.

Hari berlalu, hanya khayalan yg bisa ku dapat, suatu kebetulan kebetulan Suami Kakak Iparku sedang di rumah, saat itu memang sudah malam sekali, entah kenapa aku sudah mulai lelap, tiba2 terasa haus sekali, aku beranjak keluar kamar dan melihat jam menunjukkan pukul 02 dinihari , saat menuju Kulkas aku dengar suara jeritan2 kecil “Ah…ah…,” aku penasaran juga suaranya dari atas, suara itu terderngar kemungkinan krn ruang keluarga TV(kulkas) itu kosong ke atas sampai lantai 2, jadi tidak menahan lantai. Sambil berdiam fokus mendengarkan, aku yakin itu suara Kakak iparku….sambil mengendap2 aku beranjak ke atas, namun lewat dapur kebetulan dari tanggau utama, bisa jug lewat dapur biasa untuk ke gudang,

kebetulan kamar kakak Iparku bersebelahan dengan gudang, terdengar lagi desahan dan jeritan kecil kakak Iparku “ Ah…Aw…, terus mas ahh…enakkk..aough” disambut suara suaminya “ah..ah” Aku coba intip dari lubang angin diluar kamarnya dengan hati2 pakai tangga, Ohhh…terlihat jelas kakak Iparku sedang ditindih Suaminya, Buah didepan diciumi dan dijilati, sayang tidak terlihat Vaginanya karena tertindih, tak terasa Punyaku menegang, adegan itu berulang bebrapa kali, namun tak lama,nya melenguh, “aku mau keluarrrrr…arghhh …”dan terkaparlah di atas tubuh kakak Iparku.

Aku liat Kakak Iparku sebenarnya masih belum klimaks. Aku perlahan2 turun dari tangga dan kembali lagi kekamarku. Karena kejadian tadi akupun lampiaskan ke istriku yang sedang terlelap tidur, dia terbangun dan kami akhirnya melakukan juga sampai pagi.

Foto-Igo

Esok setiap hari jadi rutinitas buatku membangun skitar jam 1.30 dinihari dan rutinitas mengintippun aku lakukan selama 1 minggu, karena setelah itu Suami kakak iparku kembali ke proyeknya di luar daerah.

Karena setan selalu menggoda, otakku selalu berusaha berpikir bagaimana cara mendapatkan Kakak Iparku, sepertinya harus dengan cara paksa….mungkin karena setan sedang berpihak, akhirnya kesempatan itu datang, aku di ruang keluarga, hari itu Sabtu juga, dimana istriku sedangkan anakku sekolah, dan anaknya Kakak Iparku sedang ada kegiatan ekstrakurikuler di sekolahnya, di rumah aku tinggal berdua, aku perlahan lahan naik ke atas, aku melihat kakak menje iparkku seperti biasa masuk ke dalam kamar dan masuk ke bawah kolong tempat tidurnya , begitu lama sekitar 10 menit menunggu, dia masuk ke kamar dan mengunci kamar dan langsung ke kamar mandi yang ada di kamar…suara Air gemericik di kamar mandi.

Aku perlahan keluar dan menuju kamar Mandi, jakunku turun tanpa mengintip dari pintu yang hanya tertutup setengah saja, Putih mulus kulit Kakak Iparku terlihat dari belakang, aku sudah tidak langsung tahan aku peluk dan cium kakak Iparku, yang sangat terkejut dan berusaha berontak, tangan semakin membuat kuat memeluknya sampai dia ga bisa berontak….”Adi, apa apan ini, ahh…lepasin” ketika kulepas dari mulutku “sudah Mbak, jangan berisi…ntar mendengar orang malah Mbak yg malu, sambil tangan yg meraih dan mengelus musiknya “Ah… Adi …kalau mau gini dong, Mbak janji ga teriak” katanya dan memang dia tidak melawan lagi, kucium dan jariku sudah mulai masuk kevaginanya, dia terlihat menikmati, walau agak heran timbul dikepalaku pertanyaan kok segampang ini?,aku terus melihat dan bibriku mulai menuju ke bawah ke buah terdekat…”ahhh…ohhh,kenpa ga dari kemarin-kemarin sih Di…Ahhh”, Lohhh…bibirku aku jd berhenti walau bagaimanapun, jari tangan tetap masuk vaginanya, “maksud Mbak gimana ?”,”

Ahh aku tau kamu bebrapa waktu yang lalu mengintip aku lagi ML sama suamiku kan…ahh”walau kaget sambil berbincang tetap bergerilya, “Aku sering kok ngedengerin kamu lagi ML sama Lia (istriku), ohh…ohhh”, “Lia bahagia banget punya suami kayak kamu Di, bisa muasin istri, aku sering mendengar teriakan2 Lia, dan kamu kalau ML lama banget…ough…ough…sekarang puasin aku ya Di…”, aku ga pernah puas ma suamiku, dia baru sebentar aja keluar… ” dan aku pernah punya kamu sekali waktu mandi, dan ga ada orang yang penasaran. Oalahhh…kenapa ga dari kemarin aja, sampai nahan2 pikirku, langsung saat itu tanpa menjawab kata2 Kakak Iparku, langsung aku jongkok, dan tanpa basa basi lagi bibir dan lidahku masuk ke selangkangan Kakak Iparku, kujilati dan kuhisap sampai puas, Kakak Iparku sudah ga tahan …”kita di kamar aja Di…”

Kurebahkan Kakak Iparku, sekarang aku ambil posisi 69, kujilati lagi vaginanya, sebelumnya aku paksa dia untuk mengulum punyaku, awalnya dia tidak mau, Karena belum pernah, aku paksa akhirnya mau juga, dan dia bilang baru kali ini memeknya dijilati dan dihisap, ga lama , dia mengejang dan “Addiii… ahh…ahhh…udahhh…” dia mencapai puncaknya hanya dengan lidahku, setelah aku punyaku di kulum dan disedot lagi, mulai aku arahkan punyaku ke lubang memeknya awalnya agak susah, memeknya masih lumayan rapet, karena memang dia melhirkan anaknya cesar, bukan seperti istriku yg normal.
perlahan2 ku genjot maju mundur, akhirnya irama kami semakin cepet, “ahh..ahhh, ohhh, enak bener Di…teruss di…aoh…ough…aku udah pingin lagi di..ahhh…ahhh” aku juga sebenarnya sudah keluar ga tahan, berasa panas dikepala punyaku, Mbak ku sudah keluar duluan…aku tidak kasih waktu lagi, aku genjot terus…”udah di…udah… ahh…ahh aku keluar…” Kemana Mbak…aku juga uudah mau…Ahhhh…ahhhh…” akhirnya sperma ku nyemprot keras didalam Vaginanya. Kami berpelukan, dan aku ga sangka ternyata bisa segampang itu mendapatkan Kakak Iparku yang terlihat Alim ini.

Sabtu Pagi cuaca cerah sekali, sambil ditemani kopi hangat kubuka laptop untuk liat2 berita di sebuah situs,
istriku hari ini libur juga sepertiku, namun ada acara outing di kantornya pagi2 sekali aku sudah antar dia ke Kantornya, anakku sudah jalan juga ke sekolah dan izin sepulang sekolah mau kerumah temannya, tinggallah aku dirumah dengan Kakak Iparkku, anaknya dan pembantuku.

Aku dan Kakak iparku menjalin hubungan perselingkuhan seperti yang aku ceritakan di bagian hari ini kesempatan kami lagi untuk berulang-ulang,
namun masih ada halangan Pembantuku dan anaknya, setan sdh disampingku dari pagi, sambil bisik2, udah hajar aja kalo perlu pembantulu sekalian…
“Ahh …sialan ”membantu mikir biar aman, malah sebaliknya hehehehe, akhirnya otakku jalan juga.

Aku beranjak naik ke lantai atas, sekarang sudah gak canggung lagi seperti sebelumnya, aku ketuk pintu kamar anak Kakakku, “Vin…Vina…, Om mau minta tolong neh”,
“Iya Om, ada apa?” sambil buka pintu kamarnya

“ini, Om perlu Pulpen tapi yg permanen, yang bisa untuk nulis di keping CD atau plastik, tapi ga hilang tulisannya, kamu tau nggak?”
“oh yg buat di keep CD, Vina tau OM, tapi itu ada di toko buku Om”
” Ya udah, nanti Bibi saya suruh ikut kamu yah …biar nanti kamu beliin dan kasih ke Bibi aja,
krn Om mau pake, kalau nunggu kamu pulang sekolah meninggi”,
“oh kalau gitu Vina mandi deh sekarang, krn agak jauh juga Tokonya dari sekolah vina”.
Vina mandi dan berangkat lebih dari biasanya, aku pun kasih uang dan Bibipun aku ikut dengan Vina, tidak lupa aku mampir kepasar, biar agak lamaan pulangnya

Nahh..sudah kosong neh rumah, aku naik ke atas, Kakak Iparku sepertinya baru selesai mandi, aku pintu perlahan,
“Mbakk……”
” Iya…masuk aja Di, ga dikunci”
aku masuk kekamarnya, aku ketuk dia sedang memakai handuk… langsung ku peluk dan kami saling berpagutan bibir….serasa sudah lama sekali ga bertemu.
handuknya mulai terlepas, lepas, berhenti,
”Mbak pakaian dulu gih sana ..”
“Loh???, kenapa Di”,
bingung kakak Iparku tapi dia tetap mengikuti kemauanku
“pakai kerudung juga ya mbak, kalau Mbak mau brangkat ke Pengajian” ,
tanpa banyak bertanya dia mengikuti yg aku mau, stelah itu aku keluar kamar turun dan mengunci pintu depan, aku sengaja tidak naik ke atas, melainkan duduk di ruang Keluarg (TV), Kakak Iparku mungkin karena aku lama ga naik, dia turun menyusul aku
“ kenapa Di?, ga mau main sama mbak lagi?”,

tanpa ku jawab, langsung aku lumat bahagia, dia membalas dengan penuh nafsu, aku angkat baju panjangnya, ternyata Kakak Iparku tidak pakai celana dalam, dia hanya mnggunakan baju yg kusuruh, aku hisap klentitnya,

“Auhhh…Di…terussss…enagh…aoh….” Kumainkan jari telunjukku di videonya,
kuhisap dan kujilay terus, sampai beberapa saat sudah mulai basah,
“ahh….udah di……Mbak Ga Tahan Neh…”
aku lepas hisapanku, sekarang beralih ke teteknya…
“Ahh…ah…”

dia mau membuka bajunya, aku tahan tangan,
“sekarang Mbak hisap Kontolku”

tanpa membantah , dia buka celanaku dan dia hisap kontolku, meski belum begitu mahir seperti istriku dalam penempatan, tapi lumayan juga…keinginannku tercapai juga, aku sering punya Fantasi rudalku dihisap oleh cewek berkerudung….
punya ku mulai menegang,

Baca Juga :  Cerita Dewasa Tante Novita Yang Menghangati Tubuhku

kali ini aku suruh dia nungging di sofa, aku arahkan rudalku lewat belakang, perlahan2…
“Ahhh…Ahhh…Gede Banget Rudalmu Di, agak sakit neh… Ahhh…”
akhirnya masuk juga rudalku meski baru setengah, Memek Mbakku ini emang masih lumayan sempit dibanding istriku, mungkin karena istriku melahirkan secara normal, sedangkan ia melahirkan secara cesar.
“terus Di…augh…ah..ahh…” Kaka Iparku, semakin lama semakin seperti kesetanan, irama kami semakin cepat dan
“Ahhhh…aku ga tahan di….ahhh…ahhhh”
dia cengkeram sofa kuat2….
“sudah…sudah DI..stop dulu…ahhhh…”

aku berhentikan sebentar, aku cabut rudalku dan aku ambil tisu untuk lap memeknya yg sudah banjir, setelah itu, langsung kulumat lagi memeknya…
“ahhh…ohhh…”

aku beralih ke payudaranya yang lumayan masih segar, tidak kelaiatan dia sudah punya anak kelas 3 SD, Payudaranya masih bagus, smakin lama, berahinya mulai naik lagi, sekarang gantian aku yang di bawah dia tuntun rudalku ke lubang memeknya, Bless…masuk semua batangkku kedalam memeknya , “Aduh… ahh..”

sambil mengeleng2 gelengkan kepala, dia terus turun naik…
“Memek Mbak enak banget dan wangi”
pujiku,
“enak mana dengan punya Lia..di? ouhh…”
“enak punya Mbak…lebih sempit” membandingkanku punya istriku.
Kali ini aku tidak bisa bertahan lama
” Mbak…aku udah pingin keluar….”
“Aku juga Di…ohhh, ahhhh….”
Kami keluar bersama, dia cengkeram badanku dengan keras….kami saling berpelukan dan tetap saling berciuman, setelah agak lama baru ke kamar mandi.
Setelah selesai mandi aku di ruang TV lagi…tak hentikan lama, Bibiku pulang dari pasar.

Akhirnya Selingkuh dengan Kakak Iparku menjadi rutinitas setiap hari Sabtu, bahkan kadang-kadang aku bolos kerja demi bisa tidur dengan kakak Iparku.

Joker338