Cerita Dewasa Tante Novita Yang Menghangati Tubuhku

Posted on
MPO878

Cerita Dewasa Tante Novita Yang Menghangati Tubuhku – Sebelum aku menceritakan kisah ku ini, aku perkenalkan namaku Agung dan aku sanggat lah percaya dengan diri sendiri. Oleh karenaku, aku sangat hati dan inilah yang menjadikan senjata untukku aku berpikir bahwa lebih banyak teman rezeki pun akan datang dengan sendirinya, dan tidak terlewatkan juga pasti ada banyak wanita yang datang menghampiriku.

Aku sangat menyukai wanita yang berumur sekitar 30 tahun, dimana mereka umumnya cantik, dewasa dan terlihat sangat anggun. Entah mengapa Tuhan memberi anugerah kecantikan kepada mereka yang berumur sekitar yg kusebutkan barusan.

Agen878

Diawali dengan perkenalanku, dengan seorang pramuniaga yang sangat cantik, umurnya pas banget sekitar 30 tahunan gitu dan dia udah punya anak. Namanya Novita, sangat mudah diingat dan mudah di hafal dari hatiku.

Perkenalanku itu berawal ketika aku sedang berlibur ke Bali. Sangat indah dan terpesona, saat matahari terbenam melihat seorang wanita memakai bikini di pinggir pantai. Apalagi di hiasi dengan rambut yang tergerai melambai-lambai tertiup angin sepoi-sepoi.

Dengan langkah yang pasti aku sapa dia dan di lengkapi dengan percakapan yang santai membawa suasana menjadi sangat akrab.

Setelah puas ngobrol di pinggir pantai, haripun sudah mulai gelap. maka kami berpisah sementara, lalu janjian kembali sekitar jam 9 malam.

Sampai di kamar hotel, aku segera mandi dan merubah penampilan, tak lama kemudian tidak ada panggilan teleponku untuk segera naik ke kamarnya.

Ting… Nong….” aku pencet bel kamar hotelnya.

“Hai, Novita, sedikit taktik maka kubelai seru

“Ada apa Agung…” balas ucapan Novita manja

“Nih benang bikin rusak pemandangan aja,” jawabku, padahal benang itu BH bagi wanita untuk diletakkan di pundaknya.

“Ouuh ini emang udah dari sana buatnya seperti ini. Lagi kamu bisa aja bercandanya” ucapnya tersenyum manja

Novita ini wanita yang statusnya sebagai tante-tante, karena suaminya sibuk kerja di luar negeri. Jadi sering liburan ke Bali untuk mencari pria berhidung belang atau brondong.

“Kenapa kamu gak larang suami kerja di luar negri Nov..?” bertanya untuk memecahkan keheningan.

“Ah.. nantilah, biarkan saja dia bekerja di sana, karena aku masih suka berhubungan dengan pria lain”

Widiiiihh… Hebat kamu Nov, bisa sendiri dalam kehidupan tapi sering goda-goda brondong juga di sekitar sini ya, kalau ada lowongan aku mau deh hehehe…” ucapku genit

Aku sengaja tertawa untuk meriuhkan suasana, karena diam-diam wajahnya menjadi sange.

“Ah kamu ini pantesnya jadi adikku lah”, jadikan melecehkan keganasanku.

“Ha ha ha ha…. aku malah terbahak-bahak karena ucapan itu. Meskipun dianggap adik kamu tapi tetap saja aku masih bisa buat adik loh.”

Foto-Igo

“Mana mungkin bisa seperti itu kamu” bercanda

“Loh, kok ngak percaya… nanti kalau udah nyobain jangan sampai ketagihan ya” jawabku

“Yeee… siapa yang mau” godanya manja

“Aku yg mau sih, tapi kamu mau juga lah Nov…hehehe,,,” rayuku kepadanya.

Kamipun tertawa seolah-akan seolah-akan berbicara seperti itu PD sekali.

“Emang ya kamu, dasar buaya darat” penjaga

Tanpa sadar kami ngobrol panjang lepar, maka lama-lama aku gandeng Novita dari samping dan tidak ketinggalan pula tanganku menggerayangi tokednya yang besar. Ternyata tidak ada ekspresi dari raut wajah Novita yang lanjut aku remasi terus bagian tokednya.

Begitu kami sampai pada bagian puting susunya, malah dia berkata seperti ini

“Ahhh.. dasar kamu udah mulai nakal ya…” ucap Novita ketika aku berhasil memecet puting susunya.

Dari ekspresinya yang membiarkan aku itu, maka aku mengambil keputusan untuk lebih dalam melakukan kesempatan emas ini. Dengan berani kucium telinga lalu turun ke bagian lehernya. Ekspresinya hanya diam saja, tapi tangannya menggenggam penisku dari celana membuat keadaan semakin hot.

Cerita Mesum Tante Girang

Sponsor : Jika ingin taruhan online seperti permainan Poker | Domino | Capsa | Blackjack | Togel | Kasino | Sabung Ayam | Bola.
Dalam keremangan lampu hotel, kulumat bibir tipisnya, nafas kamipun semakin menderu. Ternyata dia senior hot kiss yang melumat habis bibirku.

Kami berciuman beberapa menit kemudian dan Novita mengerti sendiri masalah hubungan seks ini dengan langsung membuka baju seksinya. Hingga tiada benang sehelai pun yang melekat di tubuh kami berdua.

indah di tubuhnya, dengan ukuran payudara sungguh montok dan belum kendur, ku anggap ini sempurna sempurna. Masih dalam keadaan berdiri, kulumat lagi keputusan dan turun ke bagian tokednya.

Kulumat yang kanan lalu pindah yang kiri, dan begitu seterusnya sampai dia merasakan kegelian dari permainan lidahku.

Aaaarrgghhhh… Sssssshhhh…” suara desahan Novita saat aku gigit puting tokednya.

Sudah puas dengan yang di toked, aku mulai turun lagi ke bagian vaginanya yang sebelumnya aku rebahkan dia di atas kasur.

Mataku melotot ketika melihat bentuk memeknya yang masih rapat dan campur dengan bulu-bulu memek yang halus. begitu aku endus lubang memek itu, Hmmm… wangi sekali vaginanya.

“Nyam… Nyam… Nyam… Nyam…” Nikmat sekali bibir memeknya ketika aku sedot habis.

Terus terang terangkan ini wangi sekali, ntah parfum apa yang digunakan, bibir vaginanya juga masih rapat dan segar.

Tanpa banyak mulut dan sensasi hubungan intim lagi, kumasukkan batanganku ke lubang memeknya dengan sekali hentakan.

Arrrrrghhhhh… Awwwwww… ” jerit Novita

“Idiiih pelan-pelan dong Agung…” tambah Novita ketika dia merasakan mengalami

Baca Juga : Cerita Sex Ngentot Dengan Anak Muda Yang Kaya Raya

“Iya… Iya… Maaf sayang” Maka dengan penuh perasaan aku genjot dia, tampak pula dari raut wajahnya menikmati dorongan demi dorongan ke lubang memeknya.

Hanya sepuluh menit setelah itu tubuh Novita terasa menegang dan bergetar-getar kencang, aku mengerti kalau itu adalah gejala orgasme yg akan di capainya.

“Gung… Agung… Arhhh… Arrrghhh” begitu ucapan yang keluar dari mulutnya, yang aku tidak tau apa maksudnya.

Tangan, kaki, leher, dengkul, semua organ tubuhku bergetar. maka aku kumpulkan geteran itu lalu aku semburkan ke dalam lubang memeknya.

“Crooot… Crooot… Crooot…” Tersembur kencang ke dalam vaginanya yang aku tidak tau sampai kemana semburan itu. Aku sadar sulitnya mencabut penisku sebab jepitan di sekeliling kemaluannya mengeras dan mencengkram.

“Aduuuhh… Aduuuuh… capek aku Agung” komentar Novita

“Iya sih, justru aku yang lebih capek lagi, karena kan aku yang goyang kamu terus hehehe… tapi gpp lah, yang penting kamu bisa puas Nov” balas komentarnya

Pejuku yang meleleh ke lobang pantatnya dan jatuh di sprei segera di lap nya pakai tisue. dan akhirnya kami bersantai-santai dulu di kamar itu yang masih dalam keadaan telanjang bulat.

Setelah selesai, aku memakai baju lagi dan kembali ke kamar hotelku. Apalagi sewaktu pulang ke Jakarta, yang kebetulan kami satu kota maka aku antar dia ke depan rumahya.

Bye… Bye… sayang ” ucapku ketika dia turun dari mobilku sambil aku tepuk pantan seksinya

Hubungan ku dengan tante itu masih belanjut sampai sekarang, hingga semua kebutuhan hidupku di penuhinya. Enaknya itu ngewe gratis lalu di tambah duit jajan lagi” ucapku dalam hati

Joker338